~~~BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) MODEL DI KABUPATEN SUMEDANG~~~

BPP TANJUNGSARI

Merupakan Salah Satu Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Model di Kabupaten Sumedang

LABORATORIUM LAPANG PENYULUH

Sarana bagi para penyuluh untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam penguasaan teknologi pertanian yang akan disuluhkan pada petani binaan

KOMODITAS PADI SAWAH

Merupakan komoditas tanaman pangan yang paling dominan diusahakan oleh para petani di wilayah kerja BPP Tanjungsari

KOMODITAS KUBIS/KOL

Merupakan salah satu komoditas unggulan yang diusahakan oleh petani di wilayah BPP Tanjungsari

KOMODITAS TOMAT

Komoditas tomat banyak diusahakan oleh para petani di wilayah BPP Tanjungsari dengan sistem Mulsa Plastik Hitam Perak

KOMODITAS JAGUNG PIPILAN

Banyak ditanam untuk dijadikan bahan pakan ternak, terutama ternak sapi perah

KOMODITAS KOPI ARABIKA

Komoditas kopi arabika merupakan salah satu komoditas perkebunan yang sedang dikembangkan oleh para petani di lahan kehutanan

KEGIATAN PELATIHAN PENYULUHAN PERTANIAN

Kegiatan rutin pelatihan penyuluh dengan narasumber dari BKp4K Sumedang

Tampilkan postingan dengan label infprmasi perikanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label infprmasi perikanan. Tampilkan semua postingan

budidaya lele sangkuriang

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air Tawar yang sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa. Budidaya lele berkembang pesat dikarenakan 1) dapat dibudidayakan di lahan dan sumber air yang terbatas dengan padat tebar tinggi, 2) teknologi budidaya relatif mudah dikuasai oleh masyarakat, 3) pemasarannya relatif mudah dan 4) modal usaha yang dibutuhkan relatif rendah.
Pengembangan usaha budidaya ikan lele semakin meningkat setelah masuknya jenis ikan lele dumbo ke Indonesia pada tahun 1985. Keunggulan lele dumbo dibanding lele lokal antara lain tumbuh lebih cepat, jumlah telur lebih banyak dan lebih tahan terhadap penyakit.
Namun demikian perkembangan budidaya yang pesat tanpa didukung pengelolaan induk yang baik menyebabkan lele dumbo mengalami penurunan kualitas. Hal ini karena adanya perkawinan sekerabat (inbreeding), seleksi induk yang salah atas penggunaan induk yang berkualitas rendah. Penurunan kualitas ini dapat diamati dari karakter umum pertama matang gonad, derajat penetasan telur, pertumbuhan harian, daya tahan terhadap penyakit dan nilai FCR (Feeding Conversion Rate).
Sebagai upaya perbaikan mutu ikan lele dumbo BBAT Sukabumi telah berhasil melakukan rekayasa genetik untuk menghasilkan lele dumbo strain baru yang diberi nama lele “Sangkuriang”.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites