~~~BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) MODEL DI KABUPATEN SUMEDANG~~~

BPP TANJUNGSARI

Merupakan Salah Satu Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Model di Kabupaten Sumedang

LABORATORIUM LAPANG PENYULUH

Sarana bagi para penyuluh untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam penguasaan teknologi pertanian yang akan disuluhkan pada petani binaan

KOMODITAS PADI SAWAH

Merupakan komoditas tanaman pangan yang paling dominan diusahakan oleh para petani di wilayah kerja BPP Tanjungsari

KOMODITAS KUBIS/KOL

Merupakan salah satu komoditas unggulan yang diusahakan oleh petani di wilayah BPP Tanjungsari

KOMODITAS TOMAT

Komoditas tomat banyak diusahakan oleh para petani di wilayah BPP Tanjungsari dengan sistem Mulsa Plastik Hitam Perak

KOMODITAS JAGUNG PIPILAN

Banyak ditanam untuk dijadikan bahan pakan ternak, terutama ternak sapi perah

KOMODITAS KOPI ARABIKA

Komoditas kopi arabika merupakan salah satu komoditas perkebunan yang sedang dikembangkan oleh para petani di lahan kehutanan

KEGIATAN PELATIHAN PENYULUHAN PERTANIAN

Kegiatan rutin pelatihan penyuluh dengan narasumber dari BKp4K Sumedang

GELAR PRODUK HASIL OLAHAN KELOMPOK TANI DI UPTB P3K TANJUNGSARI

Permentan 273 tahun 2007 merupakan acuan kegiatan untuk para penyuluh dalam menumbuh kembangkan Gapoktan dan Kelompok tani.
Pembinaan kelompoktani diarahkan pada penerapan sistem agribisnis,peningkatan peranan, peran serta petani dan anggota masyarakat pedesaanlainnya, dengan menumbuhkembangkan kerja sama antar petani dan pihak lainnya yang terkait untuk mengembangkan usahataninya. Selain itu pembinaan kelompoktani diharapkan dapat membantu menggali potensi,memecahkan masalah usahatani anggotanya secara lebih efektif, dan memudahkan dalam mengakses informasi, pasar, teknologi, permodalan dan sumber daya lainnya. 

sebagai lembaga penyuluhan yaitu UPTB P3K Wilayah Tanjungsari kabupaten sumedang melaksanakan kegiatan gelar produk yang dihasilkan dari kelompok-kelompok di wilayah binaan Penyuluh wil Tanjungsari dan Sukasari. dengan memperkenalkan produk tersebut maka sebagai lembaga Penyuluhan memfasilitasi kelompok untuk memperkenalkan produk kepada massyarakat juga kepada investor supaya dapat menjadi mitra dengan kelompok tani sehingga  menjadi unggulan dari tiap-tiap kelompok dengan adanya olahan yang akan muncul menjadi aspek khas yang akan menjadi harapan untuk mengembangkan kegiatan kelompok menjadi unit usaha kelompok kaitannya dalam sektor pemasaran hasil olahan tiap-tiap kelompok.

 Beberapa Hasil Produk yang di tampilkan dari berbagai kelompok tani yang ada di wilayah Tanjungsari dan Sukasari. dengan menampilkan produk tersebut dapat menjadi kebanggaan karena menjadi salah satu barometer dalam menggali potensi yang ada di tiap-tiap kelompok yang bisa menjadi produk unggulan yang bisa dipasarkan.

Antusias Pengurus kelompok dalam rangka berpartisifasi dalam acara gelar produk di UPTB P3K Wil Tanjungsari. Dengan adanya gelar produk ini di harapkan dapat menjadi momen untuk kelompok dalam memperkenalkan produk hasil olahannya sehingga menjadi produk yang mempunyai nilai jual sehingga menjadi salah satu unit usaha produksi unggulan yang menguntungkan di kelompok tani.

KEGIATAN WORKSHOP PENYUSUNAN RDKK TINGKAT KECAMATAN LINGKUP UPTB P3K WILAYAH TANJUNGSARI TAHUN 2013





I.        Dasar Pemikiran
Penjelasan Undang-undang Nomor 19, Tahun 2012 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2013 pasal 8 Ayat A.

II.      Tujuan
1.      Agar Dinas Pertanian Propinsi dan Dinas Pertanian Kabupaten/Kota dapat  mengawali/membina kelompok tani dalam merencanakan kebutuhan riil sarana produksi, khususnya pupuk bersubsidi untuk usaha tani tanaman pangan, hortikultura, perkebunan peternakan dan pertambakan dalam suatu format RDKK.
2.      Agar kelompok tani dapat menyusun RDKK untuk kegiatan usaha taninya pada setiap musim tanam secara mandiri berkesinambungan.
3.      Menyiapkan perangkat RDKK guna kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan peruntukannya menurut azas 6 (enam)  tepat yaitu : tepat jumlah, tepat jenis, tepat mutu, tepat waktu, tepat tempat dan tepat harga.

III.    Sasaran
1.      Terdatanya kebutuhan sarana produksi khususnya pupuk bersubsidi di tingkat kelompok petani secara riil, dalam format RDKK.
2.      Terbinanya petani dalam berusaha tani secara berencana, khususnya menyusun RDKK secara mandiri berkesinambungan.
3.      Tersediannya data RDKK guna mendukung kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan peruntukkannya.

IV.    Waktu dan Tempat
Kegiatan Workshop Penyusunan RDKK tingkat Kecamatan Lingkup UPTB P3K Wilayah Tanjungsari Tahun 2013 dilaksanakan pada tanggal 22 April 2013 bertempat di Ruang Pertemuan UPTB P3K Wilayah Tanjungsari.

V.      Peserta
Peserta kegiatan Workshop Penyusunan RDKK Tingkat Kecamatan lingkup UPTB P3K Wilayah Tanjungsari Tahun 2013, berasal dari unsure petani, Gabungan Kelompok Tani dan Penyuluh Pertanian lingku UPTB P3K Wilayah Tanjungsari.








VI.    Narasumber
Narasumber terdiri dari :
1.      Kepala Badan Ketahanan Pangan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sumedang.
2.      Kepala UPTB Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (P3K) Wilayah Tanjungsari
3.      Kepala UPTD Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Wilayah Tanjungsari
4.      Kepala UPTD Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan Wilayah Tanjungsari

VII.  Materi
Materi yang disampaikan dalam kegiatan Workshop Penyusunan RDKK Tingkat Kecamatan lingkup UPTB P3K Wilayah Tanjungsari Terdiri dari :
1.      Pelaksanaan Penyusunan RDKK
a.      Pengorganisasian
b.      Komponen dalam Penyusunan RDKK
c.       Penyusunan RDKK dan Rekapitulasi
2.      Pembinaan Gerakan Penyusunan RDKK
a.      Gerakan Penyusunan RDKK
b.      Pembinaan Gerakan Penyusunan RDKK
c.       Jadwal Pembinaan 

VIII.          Rencana Tindak Lanjut
Jadwal Pelaksanaan penyusunan RDKK adalah sebagai berikut :
1.      Tanggal 26 April s.d 20 Mei 2013 Penyusunan di tingkat kelompok
2.      Tanggal 20 Mei s.d 24 Mei 2013 Rekapitulasi di tingkat Desa
3.      Tanggal 25 Mei s.d 26 Mei 2013 Rekapitulasi di tingkat Kecamatan
4.      Tanggal 27 Mei s.d 30 Mei 2013 Rekapitulasi di tingkat kabupaten


KEGIATAN WORKSHOP PENYUSUNAN RDKK TINGKAT KECAMATAN LINGKUP UPTB P3K WIL TANJUNGSARI TAHUN 2013




I.        Dasar Pemikiran
Penjelasan Undang-undang Nomor 19, Tahun 2012 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2013 pasal 8 Ayat A.

II.      Tujuan
1.      Agar Dinas Pertanian Propinsi dan Dinas Pertanian Kabupaten/Kota dapat  mengawali/membina kelompok tani dalam merencanakan kebutuhan riil sarana produksi, khususnya pupuk bersubsidi untuk usaha tani tanaman pangan, hortikultura, perkebunan peternakan dan pertambakan dalam suatu format RDKK.
2.      Agar kelompok tani dapat menyusun RDKK untuk kegiatan usaha taninya pada setiap musim tanam secara mandiri berkesinambungan.
3.      Menyiapkan perangkat RDKK guna kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan peruntukannya menurut azas 6 (enam)  tepat yaitu : tepat jumlah, tepat jenis, tepat mutu, tepat waktu, tepat tempat dan tepat harga.

III.    Sasaran
1.      Terdatanya kebutuhan sarana produksi khususnya pupuk bersubsidi di tingkat kelompok petani secara riil, dalam format RDKK.
2.      Terbinanya petani dalam berusaha tani secara berencana, khususnya menyusun RDKK secara mandiri berkesinambungan.
3.      Tersediannya data RDKK guna mendukung kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan peruntukkannya.

IV.    Waktu dan Tempat
Kegiatan Workshop Penyusunan RDKK tingkat Kecamatan Lingkup UPTB P3K Wilayah Tanjungsari Tahun 2013 dilaksanakan pada tanggal 22 April 2013 bertempat di Ruang Pertemuan UPTB P3K Wilayah Tanjungsari.

V.      Peserta
Peserta kegiatan Workshop Penyusunan RDKK Tingkat Kecamatan lingkup UPTB P3K Wilayah Tanjungsari Tahun 2013, berasal dari unsure petani, Gabungan Kelompok Tani dan Penyuluh Pertanian lingku UPTB P3K Wilayah Tanjungsari.



VI.    Narasumber
Narasumber terdiri dari :
1.      Kepala Badan Ketahanan Pangan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sumedang.
2.      Kepala UPTB Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (P3K) Wilayah Tanjungsari
3.      Kepala UPTD Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Wilayah Tanjungsari
4.      Kepala UPTD Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan Wilayah Tanjungsari

VII.  Materi
Materi yang disampaikan dalam kegiatan Workshop Penyusunan RDKK Tingkat Kecamatan lingkup UPTB P3K Wilayah Tanjungsari Terdiri dari :
1.      Pelaksanaan Penyusunan RDKK
a.      Pengorganisasian
b.      Komponen dalam Penyusunan RDKK
c.       Penyusunan RDKK dan Rekapitulasi
2.      Pembinaan Gerakan Penyusunan RDKK
a.      Gerakan Penyusunan RDKK
b.      Pembinaan Gerakan Penyusunan RDKK
c.       Jadwal Pembinaan

VIII.          Rencana Tindak Lanjut
Jadwal Pelaksanaan penyusunan RDKK adalah sebagai berikut :
1.      Tanggal 26 April s.d 20 Mei 2013 Penyusunan di tingkat kelompok
2.      Tanggal 20 Mei s.d 24 Mei 2013 Rekapitulasi di tingkat Desa
3.      Tanggal 25 Mei s.d 26 Mei 2013 Rekapitulasi di tingkat Kecamatan
4.      Tanggal 27 Mei s.d 30 Mei 2013 Rekapitulasi di tingkat kabupaten

IX.    Penutup
Demikian laporan yang dapat kami sampaikan, melalui pembinaan dan pengawalan dari dinas terkait beserta para penyuluh pertanian serta musyawarah anggota kelompok tani dalam penyusunan kebutuhan pupuk bersubsidi, diharapkan petani/kelompok tani mampu menyusun RDKK dengan baik, benar dan tepat.

Pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan Gapoktan

PRAKTEK LAPANGAN DIKLAT DASAR PENYULUH PERTANIAN TERAMPIL 13 - 16 MARET 2013

Koordinasi di Desa Raharja

Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang 
Kelompok Alamanda
Ketua :
M Arfin
Sekretaris: Nike.I
Bendahara:Onilah
Anggota:    Firman
                   Tonim
                   Anim
                  Tata

Peningkatan SPK peserta merupakan tujuan dari setiap penyelenggaraan Diklat Sehingga menghasilka sumber daya manusia aparatur lingkup pertanian yang kompeten dan propesional sesuai dengan tupoksi dan potensi di wilayahnya masing-masing.
Praktek/kunjungan lapangan dilaksanakan para tanggal 13-19 Maret 2013 di kelompok Tani Hamparan Cikandang Keusal Desa Raharja Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang.
Peserta 10 orang 2 Pembimbing dari BBPP Lembang 1 Pembimbing Lapangan Wilbin Desa Raharja
Kegiatan yang dilaksanakan yaitu :
Identifikasi Potensi Wilayah
Kegiatan Transek















Transek
Kegiatan Transek















Membuat Media Penyuluhan berbentuk peta singkap
Penyuluhan Pertanian di kelompok Tani
Penyuluhan di kelp Medal Rahayu















Penyuluhan Di klep Medal Rahayu














Penyusunan RDKK dan Programa
Seminar Hasil Kegiatan Di Lapangan

Kegiatan Transek






SL PTT PADI NON HIBRIDA SPESIFIK LOKASI DANA KONTINGENSI 2012

tanam serempak

Kegiatan SL-PTT yang dilaksanakan di kelompok tani Hamparan Cikandang Keusal  Desa Raharja kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang dengan luas lahan 25 Ha dengan bantuan yang diterima totalnya adalah 57.400.000,- yang di arahkan  pada:
1.       Sarana Produksi(Urea, NPK, Pupuk organik)
2.       Fasilitas Gerakan tanam serempak / Alsintan (Hand traktor Kecil 6,5 PK,Anhang, Pompa Air, Hand sprayer)


semangat yang tidak pernah padam

Latar belakang:
Pembangunan sektor pertanian ditempuh melalui 3 program utama, yaitu:
1.       Program peningkatan ketahanan pangan
2.       Program pengembangan Agribisnis
3.       Program peningkatan kesejahteraan masyarakat


 
pelatihan operator traktor


Langkah-langkah operasional untuk mencapai program tersebut dilaksanakan melalui:
1.       Akselerasi peningkatan produktifitas
2.       Perluasan areal tanam
3.       Pengembangan sarana dan prasarana
4.       Pengamanan Produksi
5.       Penguatan Kelembagaan
Pengolahan dan Pemasaran hasil
  
pertemuan SL
Salah satunya program yang digulirkan oleh pemerintah Prov Jawa Barat adalah bantuan pengadaan sarana produksi dan pengadaan alsintan melalui metode SL-PTT padi non hibrida spesifik lokasi dana  kontingensi T A 2012, melalui Dinas Pertanian Jawa Barat yang dialokasikan pada dana Dekonsentrasi Dinas Pertanian Jawa Barat,



yang bertujuan :
1.       Memberdayakan kelompok dalam melaksanakan usaha tani padi melalui fasilitas sarana produksi dan pemberian alsintan.
2.       Memfasilitasi kelompok tani dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan kelompok tani dalam usaha padi sawah melalui metode Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu
3.       Meningkatkan Produktivitas dan mutu hasil padi serta meningkatkan kualitas sumber daya alam sebagai modal usahatani berkelanjutan.
Meningkatkan kesejahteraan petani.



Poto Kegiatan SL Kontingensi:


anggota KTH Cikandang Keusal
Plang SL
Ketua Kelompok


Seleksi Benih
Tim Pembina SL
Mengadiri Tanam serempak




Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites